Kolaborasi UML Diagram

Kolaborasi UML Diagram

Kolaborasi UML diagram (interaksi diagram) menggambarkan hubungan dan interaksi antara objek perangkat lunak. They require use cases, system operation contracts, and domain model to already exist. Mereka membutuhkan menggunakan kasus, operasi sistem kontrak, dan manajemen domain model yang sudah ada. The collaboration diagram illustrates messages being sent between classes and objects (instances). Diagram kolaborasi menggambarkan pesan-pesan yang dikirim antara kelas dan objek (contoh). A diagram is created for each system operation that relates to the current development cycle (iteration). Diagram diciptakan untuk setiap sistem operasi yang berhubungan dengan pengembangan saat ini siklus (iterasi).

Ketika membuat kolaborasi diagram, pola yang digunakan untuk membenarkan hubungan. Patterns are best principles for assigning responsibilities to objects and are described further in the section on patterns. Pola prinsip-prinsip terbaik untuk menetapkan tanggung jawab untuk benda-benda dan dijelaskan lebih lanjut dalam bagian mengenai pola. There are two main types of patterns used for assigning responsibilities which are evaluative patterns and driving patterns. Ada dua jenis utama dari pola-pola yang digunakan untuk menetapkan tanggung jawab yang evaluatif pola dan pola mengemudi.

Setiap sistem operasi memulai kolaborasi diagram. Therefore, there is a collaboration diagram for every system operation. Oleh karena itu, ada diagram kolaborasi untuk setiap sistem operasi. An example diagram for purchasing a bus ticket. Contoh diagram untuk membeli tiket bus.

Rute dan kursi objek objek adalah multi yang berarti mereka adalah kumpulan objek. The message, "purchaseTicket(route, preference) is the initializing message which is generated by the initializing actor. All other messages are generated by the system between objects. The initializing message is not numbered. The first message after the initializing message is numbered. Messages that are dependent on previous messages are numbered based on the number of the message they are dependent on. Therefore the message, "r=findRoute(route)" is numbered "1.1" since it is dependent on the message "s=findSeat(route, preference)". Any message path that is mutually exclusive is numbered with an "a" or "b". In finding route and seat messages, if finding a route or a seat were mutually exclusive, the numbering would be 1.1a and 1.1b. Patterns used for the association are associated with the message using a note. Pesan, "purchaseTicket (rute, preferensi) adalah pesan menginisialisasi yang dihasilkan oleh aktor menginisialisasi. Semua pesan lain yang dihasilkan oleh sistem antara benda-benda. Menginisialisasi pesan yang tidak bernomor. Pesan pertama setelah pesan menginisialisasi bernomor. Pesan yang bergantung pada pesan-pesan sebelumnya dihitung berdasarkan jumlah pesan mereka bergantung pada. Oleh karena itu pesan, "r = findRoute (rute)" adalah angka "1.1" karena tergantung pada pesan "s = findSeat ( rute, preferensi) ". Setiap pesan jalan yang saling eksklusif diberi nomor dengan" seorang "atau" b ". Dalam mencari rute dan tempat duduk pesan, jika menemukan sebuah rute atau tempat duduk yang saling eksklusif, penomoran akan 1.1a dan 1.1b. Pola yang digunakan untuk asosiasi terkait dengan pesan menggunakan catatan.

  • Penciptaan pesan - "menciptakan (parameter)"
  • Iteration - Designated with a message line like: "1* [i:=1..5]: message3()" Iteration - Ditunjuk dengan pesan baris seperti: "1 * [i: = 1 .. 5]: message3 ()"
    • Grouped - Although on two separate lines connecting objects both messages use the same variable such as the following two messages: Dikelompokkan - Meskipun pada dua baris terpisah obyek yang menghubungkan kedua pesan menggunakan variabel yang sama seperti dua pesan berikut:
      • 1* [i=1..5]: message3() 1 * [i = 1 .. 5]: message3 ()
      • 2* [i=1..5]: message3() 2 * [i = 1 .. 5]: message3 ()
    • Separate - Written on two seperate lines connecting objects each message uses a different variable name: Terpisah - Ditulis pada garis yang menghubungkan dua benda yang terpisah setiap pesan menggunakan nama variabel yang berbeda:
      • 1* [i=1..5]: message3() 1 * [i = 1 .. 5]: message3 ()
      • 2* [j=1..5]: message3() 2 * [j = 1 .. 5]: message3 ()
  • Messages to self. Pesan untuk diri sendiri.
  • Messages to multiobjects - The message is to the container, not the object in the container. Pesan untuk multiobjects - Pesannya adalah wadah, bukan obyek dalam wadah. (add, find, remove, next, size, contains) (menambah, mencari, menghapus, berikutnya, ukuran, berisi)

Sumber :

http://Muhammad_Ridwan_Harahap.blogspot.com/kolaborasi_uml_diagram.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

contoh program uml



Alur Data di Perpustakaan dengan DIAGRAM CLASS pada StarUML



Jaringan Pada Perpustakaan dengan diagram Deployment pada StarUML










  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PENULISAN LAPORAN

LAPORAN

PENGERTIAN LAPORAN

Laporan merupakan hal yang sangat vital dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian laporan menurut F X Soedjadi mendefinisikan sebagai berikut:

- Suatu bentuk penyampaian berita,keterangan, pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik secara lisan maupun tulisan dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang ( authority ) dan tanggung jawab ( responsibility ) yang ada antara mereka.

-salah satu cara pelaksanaan komunikasi dri pihak yang satu kepada pihak yang lain.

Pengertian laporan menurut wartawarga :

Laporan ialah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seseorang atau sekelompok orang yangberhubungan secara structural atau kedinasan setelah melaksanakan tugas yang diberikan.Laporan tersebut sebagai bukti pertanggung jawaban bawahan/petugas tim/panitia kepadaatasannya atas pelaksanaan tugas yang diberikan.

MACAM - MACAM BENTUK LAPORAN

Bentuk dari laporan yang dihasilkan oleh sistem informasi, yang paling banyak digunakan adalah dalam bentuk tabel dan berbentuk grafik atau bagan.

1. Laporan Untuk Level Manajemen Yang Berbeda

Laporan Berhirarki

Laporan yang dibuat untuk masing-masing level manajemen untuk menerima informasi sesuai dengan permintaan khusus, tanpa memberikan detail yang tidak relevan. Para eksekutif akan melihat trend, kecenderungan, dan pola-pola dari laporan tersebut. Mereka ingin mengetahui apakah masing-masing bagian sudah mencapai tujuan. Ada dua macam laporan berhirarki :

Filter Report :

Laporan yang dirancang untuk memfilter elemenelemen data yang dipilih dari database, sehingga pengambil keputusan akan memperoleh laporan yang sesuai dengan kebutuhannya. Biasanya data difilter pada level atas.

Responsibility Report :

Laporan yang dibuat untuk memutuskan siapa yang bertanggungjawab terhadap suatu laporan, apakah CEO, manajer pemasaran, atau spesialis media, dll.

2. Laporan Yang Membandingkan Data

Laporan ini dibuat untuk membantu manajer dan user lain dalam memilih dua atau lebih item untuk menyusun kesamaan atau ketidaksamaan (perbedaan). Dengan perbandingan ini, user berada pada posisi terbaik untuk membuat keputusan yang rasional. Ada tiga macam laporan yang membandingkan data :

Horizontal Report

Neraca dan laporan rugi laba menunjukkan laporan keuangan periodik yang meringkas ribuan transaksi dan elemen data menjadi output untuk beragam user. User akan memperoleh gambaran yang jelas dengan melihat perbandingan pada laporan. Hal ini dapat dilakukan dengan merancang horizontal report. Jumlah setiap item dibandingkan dengan item yang berhubungan pada satu atau lebih laporan sebelumnya.

Vertical Report

Laporan yang membandingkan suatu bagian komponen dengan totalnya.

Counterbalance Report

Setiap situasi dibandingkan dalam laporan. Contohnya, skenario yang terburuk, layak, dan terbaik dapat membantu para perencana menilai proyek-proyek yang berisiko, juga informasi berharga bagi para eksekutif dalam pengambilan keputusan.

3. Laporan Untuk Monitor Variansi Data

Variance Report

Laporan yang dibuat untuk membandingkan standard dengan hasil aktual yang diperoleh. Biasanya laporan ini dibuat sesuai dengan waktu atau selesainya suatu proses.

Exception Report

Laporan ini seperti variance report, tetapi beberapa kuota atau batasan dibuat untuk suatu proses atau aktivitas. Laporan ini dibuat hanya ketika beberapa proses atau aktivitas tidak sesuai dengan batasan atau kuota.

Jenis Laporan dapat dibagi menjadi beberapa macam, berikut ini akan diuraikan sebagai berikut :

Laporan menurut isinya :

· Laporan Informatif

· Laporan Rekomendasi

· Laporan Analitis

· Laporan pertanggungjawaban

· Laporan Kelayakan

Laporan menurut bentuknya :

· Laporan berbentuk Memo

· Laporan berbentuk Surat

· Laporan berbentuk Naskah


FUNGSI LAPORAN

Secara singkat dapat dirumuskan bahwa laporan mempunyai fungsi informasi, fungsi pengawasan, pengambilan keputusan, dan fungsi pertanggung jawaban.

Fungsi Laporan:

  1. merupakan perwujudan dari responsibility pelapor terhadap tugas yang di limpahkan.
  2. sebagai alat untuk memperlancar kerjasama dan koordinasi maupun komunikasi yang saling mempengaruhi antara perseorangan dalam organisasi.
  3. sebagai alat untuk membuat budgeting ( anggaran ), pelaksanaan, pengawasan, pengendalian maupun pengambilan keputusan.
  4. sebagai alat untuk menukar informasi yang saling dibutuhkan dalam pekerjaan.

SYARAT- SYARAT LAPORAN

· Isi laporan harus terperinci dan jelas

· Harus mengandung data dan fakta serta informasi yang diperlukan.

· Isi laporan tidak boleh berbelit-belit.

PENYUSUNAN LAPORAN

Ada dua tahap yaitu

· Persiapan Penulisan Laporan

· Bahan Penyusunan laporan adalah data dan fakta.

SISTEMATIKA LAPORAN

Struktur Laporan ada beberapa macam yaitu:

· pendahuluan

· isi laporan

· uraian / analisis

· penutup/ saran

Pokok- pokok isi Laporan pertanggung jawaban

Bentuk naskah dengan garis besar isinya sebagai berikut :

· Pengantar ( dasar pembuatan laporan )

· Garis besar kegiatan yang dilaporkan

· Isi laporan ( rincian kegiatan secara kronologis beserta biaya yang sudah dikeluarkan dengan menunjukkan nomor –nomor tanda bukti pengeluaran )

· Evaluasi ( bila ada)

· Penutup / Saran


Sistematika laporan ilmiah

Laporan ilmiah dapat berbentuk naskah atau buku karena berisi hal-hal yang terperinci berkaitandengan data-data yang akurat dan lengkap.Laporan ilmiah atau laporan formal terdiri atas:

1. bagian awal, terdiri atas :

· a.halaman judul:judul, maksud, tujuan penulisan, identitas penuli, intansi asal, kota penyusunan dan tahun.

· b. halaman pengesahan (jika perlu)

· c. halaman motto/semboyan(jika perlu)

· d. halaman persembahan (jika perlu)

· e. prakataf.daftar isig.daftar tableh. daftar grafiki. daftar gambar j.abstrak: uraian singkat tentang isi laporan

2. bagian isi.

· bab I pendahuluan berisi tentang(1) latar belakang(2)identitas masalah(3) pembatasan masalah(4)rumusan masalah(5) tujuan dan manfaat.

· bab II: kajian pustaka.

· Bab III:metode penulisan.

· bab IV:pembahasan.

· bab V: penutup3. bagian akhir a. daftar pustaka, b.daftar lampiran. indeks : daftar istilah

sumber :

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/06/pengertian-laporan/

http://www.scribd.com/doc/51789868/Pengertian-laporan

http://yulia-zulfa.blogspot.com/2010/05/macam-macam-bentuk-laporan.html

http://khailiyah.tripod.com/karya.htm

http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/2114716-sistematika-laporan-penelitian/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS